Padang Pariaman, 27 November 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Padang Pariaman sejak malam hingga pagi hari menyebabkan banjir besar yang melanda berbagai kawasan pemukiman, termasuk lingkungan tempat tinggal salah satu anggota tim media onenet.co.id, Zaimmarnis. Banjir datang tiba-tiba dengan arus kuat, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
Di kawasan yang terdampak, air meluap dengan cepat hingga merendam rumah warga, termasuk rumah Zaimmarnis sendiri. Hampir seluruh isi rumah terendam air bah, menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi keluarga dan warga sekitar. Banyak barang penting, dokumen keluarga, hingga perabotan tidak dapat diselamatkan karena derasnya arus dan cepatnya kenaikan air.
Meski rumahnya sendiri dalam kondisi memprihatinkan, Zaimmarnis tetap berupaya membantu sesama. Ia mengantarkan bekal dan suplai makanan kepada temannya serta beberapa warga yang terjebak di tengah genangan. Namun, saat melintasi area banjir yang licin dan gelap, ia terpeleset dan terjatuh ke sebuah parit yang tertutup arus banjir. Kejadian itu menyebabkan luka robek cukup serius pada tangannya.
Zaimmarnis kemudian mendapatkan pertolongan dari Tim Medis Puskesmas Ketaping, dengan penanganan cepat oleh Bidan Riry, yang memberikan perawatan intensif berupa pembersihan luka dan lima jahitan untuk menghentikan pendarahan. Hingga saat ini, kondisi Zaimmarnis dinyatakan stabil dan sedang menjalani masa pemulihan.
Musibah ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menyisakan duka dan kelelahan mental bagi warga yang terdampak. Banyak yang kehilangan harta benda, pakaian, dan kebutuhan sehari-hari. Namun, di balik bencana tersebut, terlihat jelas solidaritas dan jiwa saling membantu antarwarga.
Pimpinan Redaksi onenet.co.id, Fitri, menyampaikan rasa haru sekaligus dukungan yang mendalam untuk Zaimmarnis dan seluruh warga yang terdampak banjir:
“Kami dari keluarga besar onenet.co.id turut merasakan duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir ini. Terutama kepada rekan kami, ibuk Zaimmarnis, yang bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga terluka saat membantu warga lain. Semoga ibuk Zaimmarnis cepat sehat, pulih seperti sediakala, dan diberi kekuatan menghadapi ujian ini. Kami bangga dengan dedikasinya.”
Fitri juga mengajak seluruh pihak—baik masyarakat, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial—untuk memberikan bantuan nyata kepada warga yang saat ini masih berupaya bertahan di tengah keterbatasan pasca banjir.
Peristiwa banjir yang terjadi pada 27 November 2025 ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem semakin sering terjadi, dan kesiapsiagaan masyarakat serta pemerintah dalam menghadapi bencana perlu terus ditingkatkan.(***)

0 Komentar