Polda Sumbar Antar 24 Jenazah Korban Bencana ke Peristirahatan Terakhir dengan Suasana Haru dan Penuh Penghormatan

 



SUMBAR — Suasana duka kembali menyelimuti Sumatera Barat. Sebanyak 24 jenazah korban bencana alam resmi diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir dalam prosesi penuh khidmat yang digelar Rabu, 10 Desember, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Prosesi pelepasan yang berlangsung dengan tertib dan penuh keprihatinan itu dipimpin langsung Irwasda Polda Sumbar, Kombes Pol Guritno Wibowo.



Sejak pagi, halaman RS Bhayangkara dipenuhi keluarga korban, personel Polri, dan unsur pemerintah daerah yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangis haru pecah ketika satu per satu peti jenazah diangkat menuju mobil ambulans yang telah disiapkan. Meski situasi penuh duka, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat tertib, menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada masa-masa sulit seperti ini.


Bentuk Kepedulian dan Tanggung Jawab Negara


Dalam sambutannya, Irwasda Polda Sumbar menyampaikan bahwa pelepasan jenazah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam menangani dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Beliau menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi keluarga korban, mulai dari proses identifikasi, penyerahan jenazah, hingga pemakaman.


“Penanganan bencana ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab kemanusiaan. Polri akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Kombes Pol Guritno Wibowo dalam suasana haru.


Proses Identifikasi Berjalan Intensif


Sebelum prosesi pelepasan, Tim DVI Polda Sumbar bersama tenaga medis telah bekerja tanpa henti melakukan identifikasi terhadap puluhan jenazah korban bencana. Setelah melalui proses verifikasi yang ketat, 24 jenazah dinyatakan siap dipulangkan ke pihak keluarga.


Kerja keras tim identifikasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena proses berhasil dilakukan dengan cepat dan profesional, meski dalam kondisi lapangan yang sangat menantang.


Polda Sumbar Pastikan Pendampingan Berlanjut


Seluruh jenazah diberangkatkan dari RS Bhayangkara menuju tempat pemakaman masing-masing, baik yang dibawa langsung keluarga maupun yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dan kepolisian. Polda Sumbar turut memastikan bahwa bantuan psikologis, logistik, serta pengamanan tetap diberikan kepada keluarga korban yang saat ini juga tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.


Kombes Pol Guritno Wibowo juga menegaskan bahwa Polda Sumbar tetap membuka posko layanan bagi masyarakat yang masih mencari anggota keluarga atau membutuhkan bantuan lainnya.


Duka Mendalam untuk Korban, Doa Tak Putus dari Semua Pihak


Kepergian 24 korban ini menambah panjang daftar duka akibat bencana alam di Sumbar. Namun demikian, solidaritas masyarakat dan sinergi seluruh instansi menjadi kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan belasungkawa dan harapan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.(***) 


Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenet.co.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri