Padang Pariaman — Kamis, 22 Januari 2026Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi meresmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Petak Kampung Baru, Korong Talao Mundam, Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai, pada Kamis (22/1/2026). Peresmian ini menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi VI, Bupati Padang Pariaman, unsur Forkopimda, Camat Batang Anai, Wali Nagari Kataping, perwakilan PLN, Pertamina, serta berbagai unsur instansi terkait dan tokoh masyarakat. Turut hadir pula tim media Zaimarnis yang melakukan peliputan langsung di lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman menyampaikan bahwa pembangunan Huntara ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan warga terdampak bencana tetap mendapatkan hunian yang layak, aman, dan manusiawi sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen.

“Huntara ini bukan sekadar bangunan, tetapi wujud kepedulian dan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap hunian ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi tempat yang aman sementara waktu,” ujar Bupati.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat, termasuk BUMN seperti PLN dan Pertamina, yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan pascabencana.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan masyarakat sangat penting dalam pemulihan pascabencana. Kami di DPR RI akan terus mendorong dukungan anggaran dan kebijakan agar penanganan bencana dan pemulihan masyarakat berjalan optimal,” ungkapnya.

Huntara yang diresmikan ini dibangun dengan mempertimbangkan aspek kelayakan hunian, kesehatan lingkungan, serta keamanan bagi penghuninya. Fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, dan akses lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam penyediaannya.

Wali Nagari Kataping menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia berharap Huntara ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, serta menjadi awal pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga Kampung Baru Talao Mundam.

Perwakilan warga penerima Huntara juga menyampaikan rasa haru dan syukur atas bantuan tersebut. Menurut mereka, kehadiran Huntara memberikan rasa aman dan kepastian tempat tinggal setelah kehilangan rumah akibat bencana.

Kegiatan peresmian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi Huntara oleh seluruh pejabat yang hadir, disertai dialog singkat dengan warga untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan lanjutan di lapangan.

Dengan diresmikannya Huntara ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Nagari Kataping dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan, serta menjadi contoh sinergi nyata antara pemerintah, legislatif, BUMN, dan masyarakat.(***)