Acara yang diselenggarakan di Auditorium Gedung D Universitas Trisakti ini terbagi menjadi dua segmen, yakni seminar akademik yang dipandu oleh Dr (Cand) Giok Kinski Maharani Detri, S.H., LL.M., dan penampilan demo simulasi pelacakan narkotika serta bahan peledak oleh Satuan Detasemen K-9 Ditpolsatwa. Seminar ini juga turut dimeriahkan oleh kehadiran influencer Floki and the Clan, yang merupakan Duta Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, S.I.K., Kasubdit Pelacakan dan Penangkalan Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga-lembaga terkait dalam mengoptimalkan penggunaan anjing pelacak atau K-9 dalam penanggulangan peredaran barang ilegal. "Kolaborasi antar lembaga sangat penting agar kita dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh unit K-9. Dengan kerjasama ini, kami yakin dapat memperkuat upaya dalam memberantas peredaran narkotika, bahan peledak, serta barang ilegal lainnya di bandara," ujar Gatot Aris.
Seminar ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Todotua Pasaribu, S.T., Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, serta Bapak Denny Benhard Parulian, Kepala Subdirektorat Unit Anjing Pelacak (K-9) Direktorat Jenderal Bea Cukai. Pihak Fakultas Hukum Universitas Trisakti berharap seminar ini dapat menghasilkan kajian akademik yang mendalam mengenai efektivitas regulasi dan implementasi K-9 dalam pengawasan barang ilegal di bandara, serta rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kerjasama antara Direktorat Polisi Satwa dan Bea Cukai dalam operasional K-9.

0 Komentar