Padang Pariaman — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), turun langsung meninjau kondisi jalan amblas di ruas Padang Baru–Kampuang Bonai, Nagari Parikmalintang, Kabupaten Padang Pariaman. Lokasi tersebut mengalami terban cukup parah akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah setempat sejak beberapa hari terakhir.
Kehadiran Bupati JKA di lokasi bukan hanya untuk melihat tingkat kerusakan, tetapi juga memastikan bahwa penanganan darurat berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Dalam tinjauannya, Bupati memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk segera mengevakuasi material yang mengganggu akses serta melakukan penanganan awal agar arus transportasi masyarakat tetap dapat berjalan.
Instruksi Cepat Demi Kelancaran Akses Masyarakat
Di hadapan perangkat nagari, petugas teknis, dan masyarakat sekitar, Bupati JKA menegaskan bahwa akses jalan bagi warga tidak boleh terputus terlalu lama. Ia meminta agar tim gabungan dari BPBD, Dinas PUTR, perangkat nagari, serta unsur kecamatan segera menempatkan alat berat dan membuat jalur darurat.
“Tolong ini cepat dikerjakan. Kita harus pastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas, jangan sampai akses mereka lumpuh total. Penanganan awal harus dilakukan sambil menunggu perbaikan permanen,” tegas Bupati JKA saat berada di lokasi kejadian.
Bencana Melanda Enam Kecamatan, Ratusan Keluarga Terdampak
Selain jalan amblas di Padang Baru–Kampuang Bonai, hujan deras dan cuaca ekstrem juga menyebabkan bencana di sejumlah wilayah lain di Padang Pariaman. Data sementara dari BPBD menunjukkan bahwa bencana banjir, tanah longsor, serta pergeseran tanah terjadi di enam kecamatan, dengan ratusan keluarga terdampak.
Pemerintah Daerah bergerak cepat melakukan asesmen lapangan, membuka akses, serta menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan mendesak masyarakat.
Bupati Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Cuaca Ekstrem
Melihat potensi kondisi cuaca yang masih tidak menentu, Bupati JKA mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana susulan.
“Hujan masih berpotensi turun lebat. Kita minta masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perbukitan, bantaran sungai, dan kawasan rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Bupati.
Ia juga mengimbau perangkat nagari untuk memperkuat jalur komunikasi, memastikan laporan cepat diterima oleh pemerintah daerah, serta tidak ragu meminta bantuan bila kondisi di lapangan semakin memburuk.
Pemda Pastikan Respons Cepat dan Terkoordinasi
Melalui arahan Bupati JKA, Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya dalam menangani dampak bencana secara terarah dan terpadu. Selain langkah darurat di lapangan, Pemda juga sedang mempersiapkan langkah rehabilitasi dan perbaikan permanen agar infrastruktur yang rusak dapat kembali berfungsi optimal.
Prokopim Padang Pariaman ikut mengawal seluruh rangkaian kegiatan lapangan dan memastikan informasi penanganan bencana tersampaikan secara akurat kepada publik.(***)

0 Komentar