PADANG – Keluarga besar Yayasan Pertiwi Kodya Padang menggelar Halal bi Halal di salah satu hotel berbintang, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini merupakan momentum penguatan komitmen seluruh elemen pendidikan di bawah naungan yayasan.
Ketua Yayasan Pertiwi Kota Padang, dr. Dian Puspita, Sp.JP, menekankan bahwa Halal bi Halal bukan sekadar tradisi, melainkan refleksi untuk memperkuat sinergi antara sekolah, yayasan, dan orang tua.
"Di era yang serba cepat ini, koordinasi yang solid adalah kunci. Saya mendorong para kepala sekolah dan guru untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap teknologi. Kita harus mampu mencetak generasi unggul yang berdaya saing, tidak hanya di level nasional tapi juga internasional," tegas dr. Dian.
Di kesempatan tersebut, Yayasan Pertiwi juga memberikan penghargaan masa kerja kepada dua orang guru dan empat pegawai yang telah berdedikasi selama 20 tahun. Apresiasi ini menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian panjang dalam memajukan kualitas pendidikan di Yayasan Pertiwi.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan, tiga ciri orang bertakwa pasca-Ramadhan, yakni gemar berinfak, mampu menahan amarah, dan sifat pemaaf.
"Halal bi Halal adalah jembatan penyucian jiwa dan penguatan ukhuwah. Kami ingin menegaskan bahwa Yayasan Pertiwi adalah bagian tak terpisahkan dari Pemko Padang dalam mencetak generasi cerdas," ujar Maigus.
Maigus juga memaparkan berbagai program unggulan kota. Melalui program Padang Juara, sekitar 7.000 anak kembali bersekolah dengan bantuan biaya penuh. Kemudian Smart Surau merupakan Inovasi pendidikan karakter yang menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat integritas. Sementara, dalam hal kesetaraan pendidikan, komitmen pemerintah untuk tidak membedakan sekolah negeri dan swasta dalam pemberian fasilitas seperti seragam dan LKS gratis.
Menutup arahannya, Maigus Nasir mengingatkan pentingnya digital leadership bagi pimpinan sekolah agar tetap relevan dengan minat siswa masa kini. Ia juga berpesan agar komunikasi antara guru dan orang tua tetap intens demi menghindari prasangka. (Defrianto / Charlie)

0 Komentar