Padang – Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Efendri Eka Saputra, sebagai pembicara dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat yang digelar pada Rabu, 1 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rocky Padang ini membahas upaya peningkatan akses layanan pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi pembelajaran di Sumatera Barat.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan se-Sumatera Barat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Pertemuan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mendorong pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Dalam paparannya, Efendri Eka Saputra menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap pengelolaan sektor pendidikan agar berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Transformasi pendidikan tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana teknologi dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan sistem pembelajaran yang modern dan inklusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa digitalisasi pembelajaran merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman. Dengan pemanfaatan teknologi, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu memberikan akses belajar yang lebih luas kepada masyarakat.
Selain itu, Kejati Sumbar juga menyoroti pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Pengawasan yang ketat dinilai perlu dilakukan guna mencegah terjadinya penyimpangan atau praktik korupsi yang dapat merugikan negara dan menghambat pembangunan sektor pendidikan.
Kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya peningkatan koordinasi antar lembaga, penguatan sistem pengawasan, serta percepatan implementasi program digitalisasi di sekolah-sekolah.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, serta berbasis teknologi. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan di era digital.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, masa depan pendidikan di Sumatera Barat dihadapkan semakin cerah dan berkelanjutan.(***)

0 Komentar