DPW KJI Sumbar dan BI Cabang Padang Bahas Pelemahan Rupiah, Peter Prayuda Soroti Pentingnya Edukasi Publik



PADANG | Di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak dinamis, Dewan Pimpinan Wilayah Komunitas Jurnalis Indonesia (DPW KJI) Sumatera Barat melakukan audiensi dan diskusi bersama Bank Indonesia Cabang Padang guna membahas kondisi pelemahan rupiah, inflasi daerah, hingga pentingnya penyampaian informasi ekonomi yang menyejukkan kepada masyarakat, Rabu (07/05/2026).


Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bank Indonesia Cabang Padang tersebut berjalan hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Jajaran pengurus DPW KJI Sumbar tampak berdiskusi langsung bersama pihak Bank Indonesia mengenai kondisi ekonomi nasional yang belakangan menjadi perhatian publik di berbagai daerah.


Ketua DPW KJI Sumbar, Peter Prayuda, mengatakan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga suasana tetap kondusif di tengah banyaknya informasi yang berkembang terkait nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi nasional.


“Pers harus hadir menjadi penyejuk di tengah masyarakat. Informasi ekonomi tidak boleh disampaikan dengan cara yang menimbulkan kepanikan. Masyarakat harus diberikan pemahaman yang utuh dan berimbang,” ujar Peter Prayuda dalam pertemuan tersebut.


Ia menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan fakta berdasarkan data serta penjelasan resmi dari lembaga yang berwenang agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu maupun spekulasi yang belum tentu benar.


Dalam audiensi itu, pihak BI Cabang Padang menjelaskan bahwa pelemahan rupiah saat ini dipengaruhi berbagai faktor global mulai dari penguatan dolar Amerika Serikat, ketidakpastian ekonomi dunia, hingga tensi geopolitik internasional yang berdampak terhadap pasar keuangan global.


Kepala BI Cabang Padang menyampaikan bahwa kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga banyak negara berkembang lainnya yang menghadapi tekanan serupa akibat dinamika ekonomi internasional.


“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan optimis. Stabilitas ekonomi nasional masih terjaga dan Bank Indonesia terus melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga kestabilan rupiah serta pengendalian inflasi,” ungkap Kepala BI Cabang Padang.


Suasana diskusi berlangsung cukup aktif ketika berbagai persoalan ekonomi daerah mulai dari harga kebutuhan pokok, daya beli masyarakat, hingga dampak pelemahan rupiah terhadap pelaku usaha menjadi pembahasan bersama.


Peter Prayuda dalam kesempatan itu juga menilai keterbukaan informasi dari Bank Indonesia menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi nasional maupun daerah.


Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan informasi yang jelas, lugas, dan tidak provokatif agar situasi sosial tetap kondusif di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang begitu cepat.


Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya edukasi ekonomi kepada masyarakat agar publik memahami bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah merupakan bagian dari dinamika ekonomi global yang dapat berubah sewaktu-waktu.


Pihak BI Cabang Padang turut menegaskan bahwa pengendalian inflasi di Sumatera Barat masih berada dalam kondisi yang relatif terkendali sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat dijaga dengan baik.


Selain membangun komunikasi dengan insan pers, Bank Indonesia Cabang Padang juga berharap media dapat membantu menghadirkan informasi ekonomi yang mendidik sekaligus memperkuat optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional.


Dalam suasana penuh keakraban tersebut, DPW KJI Sumbar dan BI Cabang Padang tampak sepakat bahwa kolaborasi antara media dan lembaga negara menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.


Peter Prayuda kembali menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penyebaran informasi yang objektif dan edukatif demi menjaga suasana tetap tenang di tengah tantangan ekonomi global saat ini.


“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak termakan isu-isu liar. Pers harus menjadi jembatan informasi yang sehat antara pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat,” tegasnya.


Audiensi itu juga menjadi momentum mempererat hubungan antara komunitas jurnalis dan Bank Indonesia dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.


Di akhir pertemuan, suasana hangat terlihat ketika para peserta saling bertukar pandangan mengenai tantangan ekonomi ke depan serta pentingnya menjaga optimisme publik dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.


Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara DPW KJI Sumbar dan BI Cabang Padang dalam mendukung peningkatan literasi ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas informasi publik di Sumatera Barat.




Catatan Redaksi: Di tengah derasnya arus informasi digital, sinergi antara pers dan lembaga negara menjadi kekuatan penting dalam menjaga optimisme, stabilitas sosial, dan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi bangsa.


TIM RMO

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenet.co.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri