Padang – Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui partisipasi aktif pada kegiatan Forum Sumatera Economic Resurgence 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Baiturrahmah di Kota Padang.
Forum yang mengusung tema penguatan kedaulatan energi dan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045 tersebut menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, menegaskan bahwa Polda Sumbar siap mendukung penuh seluruh program strategis pemerintah yang berkaitan dengan penguatan ketahanan energi dan pangan sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Menurutnya, keberhasilan program-program strategis tersebut tidak hanya bergantung pada aspek ekonomi dan teknologi, tetapi juga memerlukan dukungan keamanan dan stabilitas yang kuat. Oleh karena itu, Polri memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif agar seluruh agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.
"Ketahanan energi dan ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045, diperlukan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk aparat keamanan, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat," ujar Wakapolda.
Ia menjelaskan bahwa Polda Sumbar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan keamanan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung iklim investasi, pembangunan sektor pertanian, dan pengembangan sumber daya energi yang berkelanjutan.
Forum ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, sektor swasta, dan aparat keamanan dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah maupun nasional.
Para peserta forum menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian modern, pemanfaatan energi terbarukan, peningkatan produktivitas sumber daya lokal, serta pembangunan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan. Berbagai gagasan dan rekomendasi yang lahir dari forum tersebut diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam mendukung visi pembangunan Indonesia menuju tahun 2045.
Wakapolda Sumbar menambahkan bahwa keamanan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan. Kondisi daerah yang aman dan kondusif akan mendorong tumbuhnya investasi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mempercepat tercapainya target pembangunan nasional.
Polda Sumbar, lanjutnya, akan terus mengoptimalkan peran preventif, preemtif, dan penegakan hukum secara profesional guna menjaga stabilitas daerah. Selain itu, pihaknya juga siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional.
Kegiatan Forum Sumatera Economic Resurgence 2026 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena mampu menghadirkan ruang dialog konstruktif yang mempertemukan unsur akademisi, birokrasi, pelaku usaha, dan aparat keamanan dalam satu forum yang berorientasi pada kemajuan daerah dan bangsa.
Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi dan strategi yang dapat memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai salah satu daerah yang berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Semangat kolaborasi yang dibangun dalam forum ini juga menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Dengan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan penuh dari Polda Sumatera Barat, cita-cita mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045 diyakini dapat tercapai secara optimal demi kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

0 Komentar