Padang Pariaman — Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak. Sebagai salah satu daerah strategis di wilayah barat Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman memiliki peran penting sebagai penyangga sektor ekonomi, infrastruktur, kesehatan, hingga pengembangan UMKM.
Sejalan dengan program pemerintah pusat dan sinergi bersama pemerintah daerah, percepatan pembangunan di berbagai sektor terus didorong melalui inovasi yang inspiratif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dalam konteks tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman menghadirkan terobosan baru yang dinilai progresif dan solutif.
Di bawah kepemimpinan Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG(K), SH, MHKes, S.Ak, MM, MM(RS), MAP, MKM, M.Kes, Dinas Kesehatan bergerak aktif sebagai lokomotif pelayanan kesehatan dengan meluncurkan program pendampingan intensif terhadap seluruh bidan di wilayah kerja Kabupaten Padang Pariaman.
Program ini mencakup pendampingan terhadap bidan dalam pelayanan kehamilan, pertolongan persalinan, hingga masa nifas, termasuk bagi bidan praktik mandiri. Langkah ini dilatarbelakangi oleh pengalaman dan kompetensi Dr. dr. Engga sebagai dokter spesialis kebidanan, yang memahami secara mendalam tantangan di lapangan dalam pelayanan kesehatan ibu.
Pendampingan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan pelayanan kesehatan ibu berjalan optimal, profesional, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Tidak hanya itu, pendekatan yang dilakukan juga bersifat terbuka dan komunikatif, di mana para bidan dan tenaga kesehatan lainnya dapat langsung berdiskusi serta berkonsultasi terkait kasus-kasus yang dihadapi.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Dinas Kesehatan bahkan membuka akses komunikasi langsung untuk memastikan setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan akurat. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mencegah risiko komplikasi hingga potensi kematian ibu dan bayi.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman juga menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang tersedia secara maksimal di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Komitmen ini diperkuat melalui Surat Edaran Nomor 441.8/044.4/Dinkes/III/2026 tentang penyediaan layanan persalinan 24 jam di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala puskesmas dan pimpinan klinik pratama se-Kabupaten Padang Pariaman, sebagai upaya menjamin kesinambungan pelayanan kesehatan ibu dan bayi serta memastikan akses persalinan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Melalui kebijakan ini, masyarakat diimbau untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan resmi seperti puskesmas maupun rumah sakit. Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalisir risiko komplikasi serta meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.
Dedikasi dan kegigihan Dr. dr. Engga dalam memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kepemimpinannya dinilai mampu membawa semangat baru dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kesehatan ibu dan anak.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendorong terciptanya sistem kesehatan yang lebih kuat, responsif, dan berkelanjutan di Kabupaten Padang Pariaman.(***)

0 Komentar