Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq: Keselamatan Bukan Sekadar Aturan

  




DITLANTAS POLDA SUMBAR | Semarak Hari Jadi ke-357 Kota Padang tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang sebuah kota, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang aman, nyaman, tertib dan manusiawi. Di tengah geliat pembangunan dan aktivitas masyarakat yang semakin dinamis, keselamatan berlalu lintas menjadi bagian penting dari wajah Kota Padang yang terus melangkah maju, jumat 7 Agustus 2026.


Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat yang disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dalam momentum HUT ke-357 Kota Padang. Bersama jajaran Ditlantas Polda Sumbar, pesan keselamatan dikedepankan sebagai bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat.


Bagi Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, kemajuan sebuah kota tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, pertumbuhan ekonomi maupun semakin ramainya pusat aktivitas masyarakat. Ada hal yang tidak kalah penting, yakni bagaimana masyarakat mampu membangun budaya disiplin, saling menghargai dan bertanggung jawab ketika berada di jalan raya.


Jalan raya menjadi ruang bersama yang digunakan berbagai lapisan masyarakat setiap hari. Pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, pejalan kaki, angkutan umum hingga kendaraan pelayanan masyarakat memiliki hak dan tanggung jawab yang sama untuk menciptakan keselamatan.


Karena itu, momentum HUT ke-357 Kota Padang menjadi pengingat bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya urusan polisi. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dari setiap pengguna jalan.


Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, di mana tugas kepolisian tidak berhenti pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran agar masyarakat mampu melindungi dirinya sendiri dan orang lain dari risiko kecelakaan.


Di sisi lain, Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong pendekatan yang humanis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Edukasi, pencegahan dan pengawasan menjadi bagian penting untuk menekan potensi pelanggaran yang dapat berujung pada kecelakaan.


Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Sebab, satu pelanggaran yang dianggap sepele dapat memiliki konsekuensi besar ketika bertemu dengan faktor kecepatan, kelalaian maupun kondisi jalan dan lingkungan.


Kesadaran menggunakan helm sesuai standar, mematuhi rambu dan marka, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, tidak berkendara dalam kondisi yang membahayakan serta menghormati pengguna jalan lainnya merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar.


Dalam konteks perayaan HUT Kota Padang, pesan keselamatan tersebut semakin relevan. Mobilitas masyarakat meningkat, berbagai kegiatan berlangsung di sejumlah kawasan, dan kepadatan lalu lintas menjadi bagian dari aktivitas perkotaan.


Kondisi itu membutuhkan kedewasaan seluruh pengguna jalan. Tidak cukup hanya mengandalkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas. Masyarakat juga harus mengambil peran dengan mematuhi aturan dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Semangat membangun budaya keselamatan inilah yang terus diperkuat Ditlantas Polda Sumbar melalui berbagai kegiatan kepolisian lalu lintas. Tujuannya bukan sekadar menciptakan lalu lintas yang lancar, tetapi menghadirkan perjalanan masyarakat yang lebih aman.


Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., juga menjadi bagian dari jajaran yang mendukung penguatan pesan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas tersebut.


Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, dunia pendidikan dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk membangun budaya keselamatan secara berkelanjutan.


Bagi masyarakat Kota Padang, peringatan usia 357 tahun kota tercinta tentu memiliki makna yang luas. Ada kebanggaan terhadap sejarah, ada harapan terhadap pembangunan, sekaligus ada tanggung jawab untuk menjaga kota agar tetap aman dan nyaman bagi semua.


Di jalan raya, bentuk kecintaan terhadap kota dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana: tertib, sabar, tidak egois dan menghormati sesama pengguna jalan. Kebiasaan kecil tersebut apabila dilakukan secara bersama-sama akan membentuk budaya besar.


Semangat tersebut juga memperkuat identitas “Polantas Sumbar Rancak Bana”, yakni menghadirkan pelayanan lalu lintas yang profesional, humanis dan dekat dengan masyarakat, sembari tetap tegas terhadap perilaku yang membahayakan keselamatan.


HUT ke-357 Kota Padang akhirnya bukan hanya tentang angka usia. Momentum tersebut menjadi ajakan untuk melangkah maju dengan kesadaran bahwa pembangunan kota harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter masyarakatnya.


Dan di jalan raya, karakter itu terlihat dari kepatuhan. Ketika masyarakat memilih berhenti saat lampu merah, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan dan menghormati pengguna jalan lain, sesungguhnya masyarakat sedang ikut membangun Padang yang lebih aman.


Pesan akhirnya sederhana namun kuat: “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” Semangat itu menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., untuk terus menghadirkan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh masyarakat.


HUT ke-357 Kota Padang merupakan momentum bersama untuk memperkuat kesadaran bahwa kemajuan kota harus berjalan beriringan dengan keselamatan masyarakat. Tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bentuk kepedulian terhadap nyawa manusia.




#Polri untuk Masyarakat.


#Polantas Sumbar Rancak Bana.




Katim RMO Group | Wyndoee

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenet.co.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri