PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Barat mencatat capaian yang menggembirakan dalam pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026 dan Operasi Sikat Singgalang 2026. Hasil operasi yang digelar secara serentak oleh Ditreskrimum bersama seluruh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres/Polresta jajaran Polda Sumbar tersebut bahkan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam kegiatan Press Release Operasi Pekat dan Operasi Sikat Singgalang 2026 yang berlangsung di Mapolda Sumatera Barat, Padang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan dihadiri oleh jajaran Ditreskrimum Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, pejabat utama terkait, serta insan pers dari berbagai media.
Dalam pemaparannya, Ditreskrimum Polda Sumbar menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, serta kondusif di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Operasi Pekat Singgalang 2026 difokuskan pada penindakan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, seperti aksi premanisme, perjudian, peredaran minuman keras ilegal, prostitusi, hingga berbagai tindak kriminal yang meresahkan warga.
Sementara itu, Operasi Sikat Singgalang 2026 lebih menitikberatkan pada pengungkapan kasus-kasus kejahatan konvensional yang menjadi perhatian masyarakat, di antaranya pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, penganiayaan, kepemilikan senjata tajam tanpa izin, hingga tindak pidana lainnya.
Selama operasi berlangsung, personel Ditreskrimum Polda Sumbar bersama Satreskrim Polres dan Polresta melakukan penyelidikan, patroli, razia, hingga penindakan secara intensif di berbagai wilayah yang dianggap rawan tindak kriminal.
Hasilnya, jumlah pengungkapan kasus berhasil melampaui target operasi. Sejumlah tersangka berhasil diamankan beserta berbagai barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana yang diungkap. Keberhasilan tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara Ditreskrimum Polda Sumbar dengan seluruh jajaran Polres dan Polresta dalam melaksanakan tugas penegakan hukum.
Kabid Humas Polda Sumbar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya pelaku yang diamankan, tetapi juga dari meningkatnya rasa aman di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepolisian akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui langkah-langkah preventif maupun represif yang profesional, humanis, dan berlandaskan hukum.
Ditreskrimum Polda Sumbar juga menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen memberantas berbagai bentuk kejahatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Selain melakukan penindakan, jajaran kepolisian juga terus mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam berbagai bentuk tindak pidana maupun aktivitas yang melanggar hukum.
Polda Sumbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas kriminal maupun gangguan kamtibmas di wilayahnya agar dapat segera ditindaklanjuti.
Keberhasilan Operasi Pekat dan Operasi Sikat Singgalang 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumatera Barat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan kerja sama seluruh pihak, diharapkan situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui capaian yang melampaui target tersebut, Ditreskrimum Polda Sumbar menegaskan akan terus meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

0 Komentar