PADANG PARIAMAN — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Padang Pariaman.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Padang Pariaman AKBP Ryana Purnasari, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui pesan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga maupun lingkungan di tengah kondisi udara yang dapat terganggu akibat kabut asap. Materi imbauan Polres Padang Pariaman juga menekankan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara bersama-sama.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun hutan, termasuk pembakaran sampah atau kegiatan lain yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Larangan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran yang tidak hanya dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menghasilkan asap yang dapat mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat.
“Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” menjadi pesan utama dalam imbauan yang disampaikan Polres Padang Pariaman.
Masyarakat Diimbau Gunakan Masker
Dalam menghadapi kondisi kabut asap, masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan asap ketika kualitas udara mengalami penurunan.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Warga dianjurkan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi serta mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh, khususnya ketika aktivitas di luar rumah tidak dapat dihindari.
Selain itu, masyarakat juga diminta lebih memperhatikan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, seperti anak-anak, lanjut usia dan ibu hamil.
Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Polres Padang Pariaman turut mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap cukup mengganggu.
Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi kelompok rentan. Dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan, masyarakat dapat meminimalkan paparan terhadap asap yang berpotensi mengganggu kesehatan.
Masyarakat juga diharapkan tidak mengabaikan kondisi lingkungan sekitar. Apabila menemukan adanya indikasi kebakaran, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur.
Cegah Karhutla Secara Bersama-sama
Upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan membakar lahan dapat menimbulkan risiko kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama apabila kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.
Dalam materi imbauannya, Polres Padang Pariaman juga menegaskan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan membakar lahan dan hutan sembarangan. Pelanggaran terhadap ketentuan hukum dapat ditindak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ryana Purnasari juga mengajak masyarakat untuk menjadikan pencegahan karhutla sebagai tanggung jawab bersama.
Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan kesadaran setiap warga.
Pantau Informasi Resmi
Di tengah kondisi kabut asap, masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Polres Padang Pariaman mengingatkan warga untuk mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah daerah, BMKG maupun pihak berwenang lainnya terkait kondisi udara, cuaca dan perkembangan kabut asap.
Dengan memperoleh informasi dari sumber resmi, masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat dan tidak menimbulkan kepanikan akibat informasi yang belum terverifikasi.
Kapolres Padang Pariaman juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan serta saling mengingatkan apabila terdapat aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Jaga Diri, Keluarga dan Lingkungan
Pesan yang disampaikan Kapolres Padang Pariaman tersebut pada prinsipnya mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan bersama.
Penggunaan masker saat berada di luar rumah, menjaga pola hidup sehat, mengurangi aktivitas di luar ketika kondisi asap mengganggu, serta tidak melakukan pembakaran lahan merupakan langkah yang dapat dilakukan masyarakat.
Polres Padang Pariaman berharap kepedulian masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kehidupan sehari-hari.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ryana Purnasari mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga diri, menjaga keluarga dan menjaga lingkungan, sehingga wilayah Kabupaten Padang Pariaman tetap aman, sehat dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Sebagai informasi tambahan, hasil penelusuran publik juga menemukan pemberitaan yang menyebut Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana/Ryana Purwasari dalam konteks penanganan bencana, namun untuk nama dan gelar yang digunakan dalam rilisan ini saya mengikuti materi resmi pada gambar yang Anda kirim, yaitu AKBP Ryana Purnasari, S.H., S.I.K., M.

0 Komentar