Mulyadi Kunjungi Goa Kelelawar Padayo Indarung, Dorong Sinergi untuk Majukan Pariwisata Sumatera Barat



PADANG, – Potensi wisata alam Goa Kelelawar Padayo yang berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, terus menarik perhatian. Kawasan wisata alam tersebut dilaporkan telah dikunjungi wisatawan dari 24 negara, sebuah capaian yang menunjukkan potensi destinasi lokal untuk dikenal lebih luas hingga ke tingkat internasional.


Perkembangan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan kerja Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat sekaligus Anggota Komisi XII DPR RI, Ir. Mulyadi, bersama rombongan ke kawasan objek wisata Goa Kelelawar Padayo, Kamis (15/10/2026).


Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi wisata alam yang dimiliki Kota Padang sekaligus mendengarkan perkembangan pengelolaan kawasan dari pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata setempat.


Kedatangan rombongan disambut dan didampingi langsung oleh Ketua Markas Daerah (KAMADA) Laskar Merah Putih Provinsi Sumatera Barat, Surya Jufri, S.Sos., M.M., bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Padayo, Hendratmo St. Saidi, serta jajaran pengurus.


Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan mengenai perkembangan kawasan wisata, antusiasme pengunjung, serta potensi Goa Kelelawar Padayo untuk terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kota Padang.


Dikunjungi Wisatawan dari 24 Negara


Ketua Pokdarwis Padayo, Hendratmo St. Saidi, menyampaikan bahwa Goa Kelelawar Padayo Indarung telah mendapatkan perhatian dari wisatawan, termasuk pengunjung yang berasal dari berbagai negara.


Menurut Hendratmo, wisatawan dari 24 negara telah mengunjungi kawasan tersebut. Hal ini, menurutnya, menjadi gambaran bahwa potensi wisata alam di Padayo memiliki daya tarik yang mampu menjangkau wisatawan dari luar Indonesia.


"Goa Kelelawar di Padayo Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan ini hingga saat ini sudah dikunjungi oleh wisatawan yang berasal dari 24 negara. Hal ini membuktikan bahwa potensi wisata alam yang kita miliki sangat berharga dan diminati dunia," ujar Hendratmo.


Ia menyampaikan bahwa potensi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan pariwisata daerah. Keberadaan wisatawan mancanegara juga memperlihatkan peluang untuk memperkenalkan kekayaan alam Kota Padang kepada khalayak yang lebih luas.


Meski demikian, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan. Pengelolaan kawasan, kenyamanan pengunjung, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan perlu menjadi bagian penting dari pengembangan wisata dalam jangka panjang.


Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan berbagai pihak, Goa Kelelawar Padayo berpeluang semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata alam yang memiliki nilai tambah bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.


Mulyadi Tekankan Pentingnya Pelestarian Alam


Menanggapi informasi mengenai kunjungan wisatawan dari 24 negara tersebut, Ir. Mulyadi menyambut baik potensi yang dimiliki Goa Kelelawar Padayo. Ia menilai, kekayaan alam yang mampu menarik perhatian wisatawan lintas negara merupakan aset daerah yang perlu dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab.


Menurut Mulyadi, pengembangan objek wisata harus dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara peningkatan daya tarik destinasi, kemudahan akses bagi pengunjung, dan kelestarian lingkungan.


"Fakta bahwa wisatawan dari 24 negara telah berkunjung ke sini menunjukkan betapa berharganya aset alam ini. Tugas kita adalah menjaganya, meningkatkan aksesibilitas, dan memastikan masyarakat sekitar ikut menikmati manfaat ekonomi dari kehadiran objek wisata ini," ujarnya.


Ia menegaskan bahwa potensi wisata alam tidak cukup hanya mengandalkan keindahan dan keunikan kawasan. Diperlukan perhatian terhadap pengelolaan yang berkelanjutan agar destinasi tersebut dapat terus dikunjungi tanpa mengabaikan kelestarian alam.


Peningkatan aksesibilitas juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Akses yang memadai dapat membantu wisatawan menjangkau lokasi dengan lebih mudah, sementara pengelolaan kawasan yang tertata dapat mendukung kenyamanan serta keamanan selama berkunjung.


Selain itu, pengembangan pariwisata diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Peluang usaha lokal, keterlibatan warga dalam pelayanan wisata, serta pengembangan produk ekonomi kreatif dapat menjadi bagian dari upaya memperluas dampak positif sektor pariwisata.


Dengan demikian, keberadaan Goa Kelelawar Padayo tidak hanya memiliki nilai dari sisi keindahan alam, tetapi juga berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara tepat.


Laskar Merah Putih Sumbar Dukung Pengembangan Wisata


Sementara itu, Ketua Markas Daerah (KAMADA) Laskar Merah Putih Provinsi Sumatera Barat, Surya Jufri, S.Sos., M.M., menyatakan dukungan terhadap upaya pengembangan Goa Kelelawar Padayo dengan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan.


Ia menilai bahwa pengembangan potensi wisata daerah membutuhkan keterlibatan dan sinergi berbagai pihak. Kolaborasi antara pengelola wisata, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan destinasi.


"Kami siap bersinergi bersama semua pihak untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong kemajuan potensi wisata daerah kita," ungkap Surya Jufri.


Dukungan tersebut menegaskan pentingnya kerja sama dalam mengembangkan potensi wisata yang dimiliki Sumatera Barat. Setiap pihak diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitasnya, baik dalam menjaga lingkungan, mendorong promosi wisata, maupun memperkuat partisipasi masyarakat.


Sinergi juga diperlukan agar pengembangan kawasan wisata tidak berjalan secara parsial, melainkan memiliki arah yang jelas dengan memperhatikan kepentingan lingkungan dan masyarakat setempat.


Peluang Penguatan Pariwisata Kota Padang


Kunjungan kerja Mulyadi bersama rombongan menjadi salah satu kesempatan untuk melihat langsung potensi wisata alam di kawasan Padayo, Indarung. Informasi mengenai wisatawan dari 24 negara yang disampaikan pengelola menjadi salah satu hal yang menonjol dalam kunjungan tersebut.


Ke depan, potensi Goa Kelelawar Padayo dapat menjadi salah satu modal untuk memperkuat promosi pariwisata Kota Padang. Namun, upaya tersebut perlu didukung oleh pengelolaan yang terencana, pemeliharaan lingkungan, serta kesiapan kawasan dalam memberikan pengalaman berwisata yang baik.


Pelestarian lingkungan menjadi perhatian penting karena keberlanjutan destinasi wisata alam sangat bergantung pada kondisi ekosistemnya. Karena itu, pengembangan kawasan perlu memperhatikan daya dukung lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat merusak keunikan alam yang menjadi daya tarik utama.


Di sisi lain, keterlibatan masyarakat setempat juga perlu diperkuat. Masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam pengelolaan wisata berpeluang memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga keberadaan destinasi tersebut.


Peran kelompok sadar wisata, seperti Pokdarwis Padayo, menjadi relevan dalam mendukung keterlibatan masyarakat dan memperkuat pengelolaan destinasi berbasis potensi lokal.


Apabila dikelola secara berkelanjutan, Goa Kelelawar Padayo berpotensi berkembang tidak hanya sebagai tempat kunjungan wisata, tetapi juga sebagai salah satu aset pariwisata yang mendukung pengenalan kekayaan alam Kota Padang kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.


Kunjungan Berlangsung Hangat dan Penuh Kebersamaan


Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Pertemuan antara Mulyadi, Surya Jufri, Hendratmo St. Saidi, dan jajaran pengurus menjadi kesempatan untuk bertukar informasi mengenai potensi serta arah pengembangan wisata alam di kawasan Padayo.


Melalui kunjungan tersebut, potensi Goa Kelelawar Padayo kembali mendapat perhatian sebagai salah satu kekayaan alam yang patut dijaga dan dikembangkan. Tantangan ke depan adalah bagaimana memastikan potensi tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan, memiliki aksesibilitas yang memadai, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.


Dengan dukungan berbagai pihak dan pengelolaan yang bertanggung jawab, Goa Kelelawar Padayo diharapkan dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata alam yang membanggakan Kota Padang dan Sumatera Barat. (FA)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenet.co.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri