Padang Pariaman — Kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa seorang pelajar SMK Negeri 3 Pariaman, Mustafa Habibi (16), pada Minggu (16/11/2025), masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat sekitar. Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 08.25 WIB di Jalan Umum Lubuk Alung–Pariaman, tepatnya di Korong Toboh Olo, Kecamatan Lubuk Alung.
Peristiwa nahas ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi. Polisi memastikan bahwa kecelakaan berlangsung secara beruntun dan melibatkan beberapa kendaraan.
Kronologi Lengkap Kejadian
Berdasarkan keterangan resmi Unit Gakkum Polres Padang Pariaman, kecelakaan bermula ketika korban, Mustafa Habibi, mengendarai sepeda motor Honda Shogun dari arah Lubuk Alung menuju Pariaman. Korban diketahui melaju dengan kecepatan sedang, tanpa indikasi membahayakan pengguna jalan lain.
Di depan korban terdapat mobil Toyota Corolla yang dikemudikan seorang pria berinisial Z (65). Mobil tersebut diduga hendak berbelok masuk ke sebuah bengkel yang berada tidak jauh dari area pencucian kendaraan di Korong Toboh Olo.
Saat mobil tersebut berbelok, sepeda motor korban diduga tidak memiliki ruang yang cukup untuk menghindar. Benturan pun terjadi, membuat korban terpental ke jalur berlawanan.
Malang tak dapat ditolak, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju kendaraan lain yang tidak sempat menghindar. Benturan kedua ini menyebabkan luka parah pada korban.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka berat yang diderita.
Pemeriksaan Polisi dan Penanganan Kasus
Kasat Lantas Polres Padang Pariaman melalui Unit Gakkum menyampaikan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Petugas sudah melakukan olah TKP secara menyeluruh dan meminta keterangan dari pengemudi serta saksi-saksi. Kami masih mendalami faktor penyebab utama kecelakaan, termasuk jarak aman dan manuver kendaraan di depan korban,” ungkap pihak kepolisian.
Polisi juga menyebutkan bahwa kondisi jalan umum Lubuk Alung–Pariaman pada pagi hari tersebut terbilang cukup ramai, sehingga setiap manuver kendaraan harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra.
Korban Dikenal Sebagai Siswa Aktif dan Baik
Mustafa Habibi, pelajar kelas X di SMK Negeri 3 Pariaman, dikenal sebagai siswa yang aktif dan sopan oleh guru dan rekan-rekannya. Kabar duka ini membuat lingkungan sekolah turut berduka mendalam. Sejumlah guru menyebutkan bahwa Mustafa adalah pribadi yang semangat belajar dan memiliki banyak teman dekat.
Imbauan Keselamatan dari Satlantas
Menanggapi kejadian ini, Satlantas Polres Padang Pariaman kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
“Setiap pergerakan kendaraan, terutama saat berbelok atau berpindah jalur, harus dipastikan aman dan memberi ruang cukup bagi pengendara di belakang. Bagi pengendara sepeda motor, selalu jaga jarak dan antisipasi manuver mendadak di depan,” tegas pihak kepolisian.
Polisi juga mengimbau keluarga dan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada pagi hari ketika arus lalu lintas cenderung meningkat.(***)

0 Komentar