PADANG – Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Kajati Sumbar Dedie Tri Hariyadi mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat REPRO Sumatera Barat, Roni.
Menurut Roni, sejak menjabat sekitar dua bulan lalu, Dedie Tri Hariyadi berhasil menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumbar.
“Dalam waktu yang relatif singkat, Kejati Sumbar mampu mengungkap sejumlah kasus korupsi yang menjadi perhatian publik dan berhasil menangkap enam DPO. Ini tentu patut diapresiasi,” ujar Roni, Jumat (19/6).
Ia menyebut sejumlah perkara yang berhasil ditangani Kejati Sumbar antara lain dugaan korupsi pembangunan Jembatan Sikabu Kayu Gadang, dugaan korupsi pembangunan Dermaga Labuhan Bajau di Kabupaten Kepulauan Mentawai, hingga kasus dugaan gratifikasi di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang senilai 93.200 dolar Singapura.
Selain itu, keberhasilan menangkap enam buronan perkara korupsi, termasuk tersangka kasus dugaan korupsi fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen dengan kerugian negara sekitar Rp34 miliar, menunjukkan keseriusan Kejati Sumbar dalam menegakkan hukum.
Roni menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Kajati Sumbar yang mampu menggerakkan seluruh jajaran untuk bekerja secara maksimal.
“Seorang pemimpin harus berada di depan karena dia yang bertanggung jawab terhadap seluruh anggotanya. Apa yang dicapai Kejati Sumbar hari ini menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan kerja tim yang solid,” katanya.
Menurutnya, langkah tegas yang dilakukan Kejati Sumbar menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang menginginkan penanganan kasus korupsi dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat REPRO Sumatera Barat, lanjut Roni, mendukung penuh upaya Kejati Sumbar dalam memberantas korupsi dan memburu para pelaku yang berusaha menghindari proses hukum.
“Kami berharap konsistensi ini terus dipertahankan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum semakin meningkat,” tutupnya.

0 Komentar